Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gunungkidul Melaksanakan Penyuluhan Dampak Premanisme dan Vandalisme di Kalurahan Watusigar

  • Apr 15, 2026
  • Kim_padukuhantapansari

Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gunungkidul melaksanakan pembinaan terkait dampak aksi premanisme dan vandalisme pada Rabu (15/4), bertempat di Pendopo “Manunggal” Kalurahan Watusigar.

‎Kegiatan penyuluhan ini dihadiri oleh perwakilan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gunungkidul yang dipimpin oleh Sumadi beserta jajaran, Kapolsek Ngawen, Danramil Ngawen, serta diikuti oleh masyarakat, tokoh masyarakat, pemuda, dan perangkat Kalurahan Watusigar.

‎Dalam kegiatan tersebut, para narasumber menyampaikan berbagai materi yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat. Sumadi selaku perwakilan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gunungkidul menekankan pentingnya menjaga ketertiban umum serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak negatif premanisme dan vandalisme.

‎‎Sementara itu, Danramil Ngawen, Mariadi, menyampaikan materi terkait pencegahan peredaran dan penggunaan minuman keras (miras). Ia mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menghindari pergaulan negatif, seperti kebiasaan mengonsumsi alkohol, serta mengalihkan aktivitas ke kegiatan yang lebih positif, seperti olahraga. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penggunaan media sosial secara bijak, terutama bagi anak-anak dan remaja.

‎‎Kapolsek Ngawen, Eko Sukrisno, turut memaparkan penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terbaru yang mulai diberlakukan pada tahun 2026. Ia juga menjelaskan dampak negatif konsumsi minuman keras serta upaya pencegahannya melalui pendekatan 3L, yaitu Lingkungan (menghindari pergaulan yang memicu), Langkah (melakukan kegiatan positif atau menekuni hobi), dan Lawan (memiliki tekad untuk menolak).

‎‎Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan masyarakat Kalurahan Watusigar semakin memahami bahaya premanisme, vandalisme, serta penyalahgunaan minuman keras, sehingga dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.